Jumat, 18 Juni 2010

Nikmat Mana Lagi Yang Kau Dustakan

Kau kekasih..,
hembuskan udara untuk memberi kehidupan,
tidak hanya padaku namun juga seluruh umat.
Teteskan air untuk memberi kebahagiaan,
tidak hanya padaku namun juga seluruh insan.
Pancarkan cahaya untuk memberi terang,
tidak hanya padaku namun juga seluruh makhluk.
Pijakan bumi untuk menopang kaki,
tidak hanya padaku namun juga seluruh benda.

Tapi aku lupa wahai kekasih..,
Bahwasanya yang kukira selama ini...
Kehidupan itu seolah berasal dari udara
Kebahagiaan itu seakan datang dari air
Dan cahaya itu ada karena matahari
Serta penopang itu adalah bumi.

Sesungguhnya Engkaulah..,
Sang pencipta segala udara, air, matahari, dan bumi.
Engkaulah..,
YANG MAHA PENGASIH...
YANG MAHA PEMBERI KEBAHAGIAAN...
YANG MAHA TERANG...
Lagi MAHA PENGAMPUN...
....YA ALLAH....
Ampuni hamba yang selalu mendustakan segala nikmat yang Kau berikan
Ampuni hamba yang sombong akan ketampanan, kecantikan, ke
kuatan, kepintaran
dan semua yang kami rasa ini adalah milik kami
Sesungguhnya Engkau yang memiliki
Engkau hanya menitipkan
dan Kami yang meminjam
Ampuni hamba yang lupa akan diriMu..
Wahai pencipta alam semesta
Hamba hanya setitik debu yang hina dina jika berhadapan denganMu.
Ampuni hamba...
Ya 'Afuww
Ya Muhyi
Ya Nuur
Ya Badii'
Ya Dzal Jalaali Wal Ikroom...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar