Senin, 28 Juni 2010

SEJENAK SAJA BICARA SOAL MAKNA CINTA


Cerita seperti apa yang kalian inginkan, apa masih seputar cinta yang termehek-mehek kadang juga gila atau bisa juga disebut bodoh? Hmm...saya rasa, bukan saya pikir karena bicara soal cinta tidak jarang jauh dari logika, tidak masuk akal, atau bahkan bodoh. Semua buta karena cinta, semua juga bisa gila karena cinta, semua pun bisa mati karena cinta, intinya semua bisa jadi bodoh cuma karena cinta. Benarkah itu? Bisa dibenarkan kah itu? Entahlah...
Yang saya tahu, dan sesungguhnya cinta tidak dapat dipersalahkan kalau urusan pembodohan seperti yang saya singgung di atas. Yang saya pahami, bahwa cinta itu dimiliki oleh manusia. Ya', ia tidak terlahir, melainkan bagian dari sesuatu yang dinamakan hati. Tuhan menghembuskan cintanya kepada setiap insan yang ada di muka bumi, mengamanahkannya pada manusia untuk dijaga dan digunakan sebagaimanamestinya. Tidak untuk sembarang dijual atau digadai, hanya boleh diberikan dengan tulus dan niat yang suci. Agar buah cinta itu lahir dengan sempurnanya, nikmat yang tak hanya sesaat melainkan nikmat sepanjang masa sampai akhir hayat manusia dan dunia.
Namun sekarang, cinta sudah berubah makna, ada yang bilang cinta itu bagai emas. Sebagian orang mengartikan cinta sebagai emas yang berkilau tapi ada juga yang mengartikan cinta sebagai emas yang hanyut di sungai. Haaa....., aneh-aneh saja! Banyak yang memaki bahkan menghujat cinta, tidakkah disadari bahwa cinta itu salah satu nikmat yang diberikanNya kepada kita, manusia. Tahukan.... bahwa cinta yang bersemayam dalam hati manusia adalah kado Tuhan untuk insannya? Setiap amarah yang ada dalam dirimu, tidak seberapa besar dibanding dengan amarah dan murka Tuhan. Setiap iba yang muncul dalam dirimu, tidak seberapa besar dibanding kasih yang diberikan Tuhan kepada umatNya. Begitu juga cinta..., seberapa besar cinta yang kau punya, tidak seberapa besar dibanding cinta sang Maha Cinta.

"Love isn't God, but God is love"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar