Minggu, 03 Oktober 2010

TAHU ADAKAH SAMBAL TAHU KECAP

"Bacalah sambil mengunyah tahu, agar otakmu mudah mencerna maksud tulisan ini"

Sebelumnya aku bukanlah seorang gadis yang mengenal banyak hal, tapi sekarang aku sudah banyak tahu. Merasa bodoh ketika setelah banyak tahu bahwa dulu aku terlalu banyak kurang tahu. Tahukah kalian, sesudahnya aku mengetahui beberapa atau mungkin sudah dapat dikatakan begitu banyak yang aku tahu, sedikit aku merasa telah menjadi sombong. Aku sesalkan kesombonganku ini tidak sampai pada tahap keangkuhan, karena yang ku tahu banyak orang mengakatan bahwa keangkuhan itu merupakan salah satu daya tarik seorang wanita untuk mencuri perhatian pria.
Sekarang yang ingin kutanyakan dan pastinya ingin sekali aku ketahui, kenapa pria terkadang mencari hal yang sebenarnya sudah ia ketahui letak hal yang dicarinya. Kenapa selalu mencari jawaban yang sebenarnya sudah dapat diketahui tanpa harus menghitung rumus atau analisis data dengan berbagai metode agar mendapat jawaban dari perihal masalah yang ia cari-cari sendiri. Apakah kalian tahu jawabannya kenapa sebegitu ingin tahunya pria terhadap hal yang diketahui tidak perlu dicari tahu lagi. Membingungkan? Yah, sedikit aku tahu... ini memang membingungkan, dan yang banyak yang aku tahu bahwa aku jauh lebih tidak mengerti diriku sendiri yang terus saja mencari tahu hal yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk dicari tahu juga apa jawabannya. HHaaa.... cukuplah, otakku ini sudah kering kerontang dikuras keingintahuan. Sudah waktunya berdamai dengan tahu sehingga pada akhir cerita nantinya, aku ingin tahu apa jawaban "tahu" jika aku berkata, "adakah tahu yang bisa kugoreng dan kucocol sambal kecap kemudian kusantap hingga tandas?". Maka jawabannya, "Tahu" bukanlah "ADA"


"Aku bukan penyair yang bisa berkata-kata, tapi bahasaku akan jauh lebih indah jika kalian mampu melihatnya dari jendela mataku..." _inmyrum_

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar