Selasa, 07 Desember 2010

API AIR

Sesuatu yang tidak terlihat itu tampak dalam bentuk api. Api yang tumbuh bukan lagi menjalar seperti melata layaknya para gepeng di pinggiran kota dalam lembaran usang hidup seorang hamba. Manusia yang hidup dalam angka 23 menjadi manusia yang sangat kurang beruntung. Entah apa kurang beruntungnya, tapi menurut saya paling tidak "kurang" masih jauh lebih baik dari "tidak beruntung" tambah lagi "tidak beruntung sama sekali" lebih parah lagi "tidak pernah beruntung sama sekali dari lahir". Manusia bisa jadi api jika ia bersemangat, bernafsu atau sekedar marah. Namun manusia juga bisa menjelma menjadi air ketika api dalam diri padam. Manusia berubah, manusia menjelma, manusia itu siluman!
Tapi yang berubah itu sebenarnya bukan saja manusianya, tapi juga alamnya. Saat ia jadi api maka sekelilingnya adalah danau, saat ia jadi air maka sekelillingnya adalah hutan. Tapi kalau sampai danau tenggelam dalam hutan, biarkan ikan dan monyet bersahabat dalam dekap hangat air dan sejuknya api.
Seberapa jauh aku tersesat, sejauh sesatnya pengertian Anda tentang tulisan ini! hahaha...

#Diary ABNORMAL

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar