Minggu, 16 Januari 2011

POPULER

(Karya Populer)
Populer. Apa itu populer? Populer tidak sama dengan terkenal, populer tidak sama dengan berbakat, populer juga tidak dapat dikatakan berkualitas, populer juga bukan suatu tolok ukur seseorang/sesuatu untuk menobatkan dirinya sebagai manusia luar biasa. Populer itu massa, populer hanya "dikenal", populer terlalu biasa untuk disandingkan dengan karya-karya "klasik". Populer yang biasa-biasa saja, populer yang picisan, konsumsi massa. Terlalu mudah untuk dikatakan sulit, itulah populer.
Sesungguhnya...:
Populer atau pop. Pop menjadi semacam budaya massa, sesuatu yang menjalar demikian cepat dan mendunia. Pop itu dinyatakan lebih cepat diaplikasi, karena lebih berwarna dan mudah diduplikasi. Segala yang pop tumbuh sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari, digemari banyak orang. Karya-karya pop umumnya hanya membahas masalah yang tampak di permukaan. Tampil dengan presentasi ragawi bukan dengan menggali kedalaman isi. Budaya yang memengaruhi sebuah karya memberikan kesan bahwa setiap pop tidaklah dapat menimbulkan asosiasi atau memerlukan perenungan untuk memahami makna karya-karya pop, karena dasarnya budaya pop sangat akrab dengan masyarakat awam. Sehingga bahasa dari karya-karya pop sangat menarik perhatian mereka (awam). Mereka yang semula tidak tertarik, bisa saja tertarik oleh sastra dengan memulainya dari populer. Karena karya populer memiliki kelebihan, yakni satu di antaranya mampu relevan dengan situasi yang sedang terjadi di masyarakat apabila dilihat dari tema puisi tersebut pada umumnya (Haidy Sam)
Jadi....:
Ibarat kata tidak akan orang mengenal putih jika tidak ada hitam, tidak akan orang bisa berbuat baik tanpa mengetahui kejahatan, dan tidak akan semudah itu tertarik pada sastra tanpa coba membuka pintu dunia fiksi ini melalui karya-karya populer.

Sumber: "Struktur Puisi Populer Karya Pendengar Radio Primadona Pontianak", Skripsi_Miranty Ariesya, 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar