Sabtu, 05 Februari 2011

RADIO NITE II

Tarian merak pada dahan rapuh
Perih jiwa yang mencinta
Ranting kering itu adalah aku
Angin berbisik pada mendung
hingga mentari tak berarti
Itupun aku padamu
Berdiri tak tegap, roboh tak meratap
...
Masa lalu ajarkan aku melukis awan hanya pada khayalan
Kurindukan purnama tapi ku takut pada malam
Pernah kubakar biduk yang seharusnya membawaku ke seberang
hingga kuhanyut di arus kegalauan
tenggelam dalam palung sesal...

2puisi yang berbeda, jangan disatukan, atau berusaha memahaminya jadi satu makna. Tidak akan berhasil, karena keduanya berada dalam 2bait yang saling tak tertaut. (Yah memang!)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar