Minggu, 10 April 2011

YAKIN


Berada di posisi yang tidak menentu, tanpa kepastian, dan usaha yang dilakukan hanyalah bisa berdoa.
Bukan sekali atau dua kali terjerumus dalam keadaan seperti ini. Ingin tidak mengeluh, tapi sulit sekali, meskipun hanya dalam hati. Mengeluh mungkin tak apa, asalkan dalam keluhan itu aku tidak mempersalahkanNya atas segala permasalahan yang tengah aku hadapi sekarang. Jika yang dibutuhkan sekarang itu adalah kesabaran, aku lakukan, dan sekarang aku memang benar-benar sedang bersabar. Jika yang diinginkan sekarang itu adalah kepercayaan, jujur saja aku sudah tidak percaya apa "kata orang", dan sekarang yang aku percaya hanya pada apa saja yang aku yakini, terlebih padaNya. Bukannya sombong atau sengaja menutup mata serta telinga dari sekitar, tapi hati ini sudah terlanjur sakit, di-cenat-cenut-kan (keluar deh bahasa alay-nya) oleh kabar-kabar burung. -_-" *stress sendiri 

"Wahai Tuhan.
Aku tahu kita tak saling bicara.
Tapi tentunya Kau masih ingat aku,
sebagaimana aku yang tidak pernah menyangkalMu,
dan jika ini adalah detik-detik penghabisanku, maka jangan bebaskan aku bicara semauku terhadapMu.
Jangan biarkan hati ini kesal padaMu di dalam kepasrahanku. Aku tahu, di sepanjang hidup, Engkau selalu memberikan segala sesuatu dengan tidak mudahnya.
Dengan cara-cara unik, Kau tunjukkan keagungan.
Kau, dengan teka-tekiMu bernama takdir.
Bahkan di saat seperti ini, ada saja cara orang membuatku tertawa sekaligus tersindir.
Dengan pertanyaan yang sekilas tampak seperti pertanyaan biasa, tapi sesungguhnya itu sungguh sangat menjatuhkan aku. Tidak dihadapanMu, melainkan dihadapan kesombongan diriku sendiri."
(Modifikasi dari puisi dalam novel "SP3" karya Dee Lestari)

Yaah, bukan amarah atau kesal yang ingin aku ungkapkan sekarang. Sabar membimbing aku untuk tetap di jalan yang semestinya aku lalui. Sabar mengasah kepekaan serta kekuatan batinku yang rapuh. Sabar yang telah membuat aku bisa merasakan "buah paling manis di seluruh dunia", karena itu aku juga berusaha ikhlas. Apapun yang akan Kau tunjukkan padaku, berilah aku kekuatan untuk tabah menerimanya. Amin Allahumma Amin...

"Ya Allah, tidak ada penghalang terhadap apa yang telah Engkau berikan, tidak ada pemberi terhadap apa yang telah Engkau halangi, tidak ada yang menolak terhadap apa yang telah Engkau tetapkan, dan tidak akan bermanfaat bagiMu kejayaan. Ya Allah, tidak ada penyesat bagi orang yang telah Engkau beri petunjuk, tidak ada pemberi petunjuk bagi orang yang telah Engkau sesatkan, tidak ada kecelakaan bagi orang yang telah Engkau beri kebahagiaan, tidak ada pemberi kebahagiaan bagi orang yang telah Engkau celakakan, tidak ada pemberi kemuliaan bagi orang yang telah Engkai hinakan, tidak ada pemberi kehinaan bagi orang yang telah Engkau muliakan, tidak ada pengangkat bagi orang yang telah Engkau rendahkan, dan tidak adak yang merendahkan bagi orang yang telah Engkau angkat. Ya Allah, tunjukilah kami terhadap apa yang telah Engkau perintah kepada kami, sempurnakanlah untuk kami jaminanMu berupa kebaikan dunia dan akhirat, kuatkanlah iman dan keyakinan kami terhadap apa yang telah Engkau beri pengharapan kepada kami, dan tolonglah kami atas musuh-musuh kami, lahir dan batin. Dan aku memohon padaMu apa yang dimohonkan oleh kekasihMu Ibrahim as. berupa nur (cahaya dan keyakinan, juga apa yang diminta oleh Nabi Muhammad Saw. berupa pertolongan, taufik, dan ketetapan hati). Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagu Maha Mulia."
(Terjemahan Doa "mohon dikabulkan segera permohonannya")

#Mohon doanya teman-teman...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar